Ketika hari Minggu, 24 April 2016 di Situ Gintung diselenggarakanlah reuni alumni awak pers sangaji sebelas Jakarta yang dulunya bernaung di kelompok Grup Merdeka (Harian Merdeka, Majalah TOPIK, Minggu Merdeka, Majalah Keluarga dan harian berbahasa Inggris, Indonesian Observer). Media ini dikomandoi Almarhum Bapak BM Diah dan isterinya Ibu Herawati Diah. Harian Merdeka merupakan koran perjuangan yang terbit pada 1 Oktober 1945. Bagi saya yang pernah bergabung di Grup Merdeka itu, yang mengharukan ketika di hari Minggu itu adalah kehadiran Ibu Herawati Diah (99 tahun) dan Pak Harmoko (77 tahun). Sangatlah wajar jika kedua beliau itu memakai kursi roda. Tetapi yang patut dicatat adalah semangat kedua tokoh pers itu untuk hadir di Situ Gintung, Ciputat. (Foto-foto :Roosiah Yuniarsih, Syahdanur dan Yuli Sofyan)
INI ADALAH PADANG KARBALA DI IRAK. DULUNYA SEBUAH PADANG PASIR YANG LUAS. DI SINILAH ANAK LAKI-LAKI ALI RA, HUSEIN DIPOTONG LEHERNYA DALAM PERTEMPURAN TIDAK SEIMBANG.SAYA KE SANA PADA HARI MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 BERSAMA STAF KEDUTAAN BESAR RI DI BAGHDAD. http://dasmandjamaluddinshmhum.blogspot.com 0812-198-6661
25 April 2016
04 April 2016
Selamat Ulang Tahun ke-99 Ibu Herawati Diah
Tanggal 3 April 2016 genap sudah usia Ibu Herawati Diah ke-99 tahun. Saya yang pernah bergabung dengan Grup Merdeka mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ibu. Kami pun dari para alumni wartawan Harian Merdeka Sangaji 11 pada Kamis, 31 Maret 2016 telah pula menyelenggarakan peringatan HUT Ibu Herawati di Perpustakaan MPR-RI. Seraya meluncurkan buku untuk kenang-kenangan bagi Ibu:99 Tahun Herawati Diah, Pejuang Pers Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke-99 Ibu. Semoga Allah SWT selalu memberkati perjalanan kita selama ini dan akan datang. Amin Ya Rabbal'alamin
03 April 2016
Peluncuran Buku Letjen (Purn/Mar) Safzen Noerdin
Graha Marinir, Jakarta pada Rabu malam, 30 Maret 2016 dipenuhi para petinggi petinggi TNI, khususnya dari Angkatan Laut RI. Kehadiran mereka sudah tentu berkaitan dengan undangan dari Dubes RI untuk Irak, Letjen TNI Mar (Purn) Safzen Noerdin (2012-2015) yang meluncurkan buku tentang pengalamannya selama bertugas di sana. Saya hadir di sana karena Pak Safzen tidak pernah melupakan saya dan undangan dikirim melalui HP. Buku berjudul Hari-Hari Rawan di Irak itu diterbitkan oleh Penerbit Rajawali Consultant diterbitkan Maret 2016 , dan diluncurkan di Graha Marinir Jakarta, pada malam hari itu.





