TIME PAPARKAN INDONESIA SEBAGAI NEGARA DAULAH ISLAMIAH RAYA

19 Agustus 2009

TIME PAPARKAN INDONESIA SEBAGAI NEGARA DAULAH ISLAMIAH RAYA

Pernah membaca Majalah Mingguan Amerika Serikat TIME, edisi 1 April 2002 ? Walaupun sudah terbilang lama, bagi yang belum sempat membacanya atau terlewatkan membaca edisi ini, perlu kiranya untuk mengetahui isi dari majalah tersebut.

Dulu di tahun-tahun lima puluhan, majalah ini sangat gencar meliput peristiwa PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) yang diprakarsai Ahmad Husein. Boleh dikata liputan peristiwa PRRI, terutama antara Februari sampai Oktober 1958 berjumlah 171 tulisan.

Pada edisi 1 April 2002 itu, semua orang pasti kaget melihat peta Indonesia menjadi peta Daulah Islamiah Raya, sebuah negara impian sebagaimana dikutip TIME yang ide pertamanya berasal dari Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo di tahun 1949.

Perbedaan yang mencuat ke permukaan adalah bahwa ide asli Kartosuwiryo bukanlah ide negara Islam sebagaimana yang tengah dipaparkan TIME di dalam edisi tersebut. Kartosuwiryo awalnya memang bercita-cita mendirikan sebuah negara Islam, tetapi "Negara Islam Indonesia."

Berbeda sekali dengan pengungkapan TIME sebagaimana dikutipnya dari Hambali, salah seorang ulama Indonesia yang juga anggota Jemaah Islamiyah yang bermukim di Malaysia, mengatakan bahwa negara Islam yang dimaksudnya adalah sebuah negara negara persatuan Islam di Asia Tenggara yang di dalamnya berlaku Hukum Islam. Inilah yang disebut "Negara Daulah Islamiah Raya", termasuk seluruh kepulauan di Indonesia atau Indonesia secara keseluruhan, Malaysia, Singapura, Kesultanan Brunei dan sebagian besar wilayah Filipina Selatan, Thailand dan bahkan Kamboja.

Sejak TIME menurunkan masalah ini, sebagian pengamat mempertanyakan latar belakang, mengapa majalah tersebut mengungkap negara Islam bernama "Daulah Islamiyah Raya" itu.

TIME PAPARKAN INDONESIA SEBAGAI NEGARA DAULAH ISLAMIAH RAYA

19 Agustus 2009

TIME PAPARKAN INDONESIA SEBAGAI NEGARA DAULAH ISLAMIAH RAYA

Pernah membaca Majalah Mingguan Amerika Serikat TIME, edisi 1 April 2002 ? Walaupun sudah terbilang lama, bagi yang belum sempat membacanya atau terlewatkan membaca edisi ini, perlu kiranya untuk mengetahui isi dari majalah tersebut.

Dulu di tahun-tahun lima puluhan, majalah ini sangat gencar meliput peristiwa PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) yang diprakarsai Ahmad Husein. Boleh dikata liputan peristiwa PRRI, terutama antara Februari sampai Oktober 1958 berjumlah 171 tulisan.

Pada edisi 1 April 2002 itu, semua orang pasti kaget melihat peta Indonesia menjadi peta Daulah Islamiah Raya, sebuah negara impian sebagaimana dikutip TIME yang ide pertamanya berasal dari Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo di tahun 1949.

Perbedaan yang mencuat ke permukaan adalah bahwa ide asli Kartosuwiryo bukanlah ide negara Islam sebagaimana yang tengah dipaparkan TIME di dalam edisi tersebut. Kartosuwiryo awalnya memang bercita-cita mendirikan sebuah negara Islam, tetapi "Negara Islam Indonesia."

Berbeda sekali dengan pengungkapan TIME sebagaimana dikutipnya dari Hambali, salah seorang ulama Indonesia yang juga anggota Jemaah Islamiyah yang bermukim di Malaysia, mengatakan bahwa negara Islam yang dimaksudnya adalah sebuah negara negara persatuan Islam di Asia Tenggara yang di dalamnya berlaku Hukum Islam. Inilah yang disebut "Negara Daulah Islamiah Raya", termasuk seluruh kepulauan di Indonesia atau Indonesia secara keseluruhan, Malaysia, Singapura, Kesultanan Brunei dan sebagian besar wilayah Filipina Selatan, Thailand dan bahkan Kamboja.

Sejak TIME menurunkan masalah ini, sebagian pengamat mempertanyakan latar belakang, mengapa majalah tersebut mengungkap negara Islam bernama "Daulah Islamiyah Raya" itu.