25 Februari 2013

LAUNCHING BUKU "INDONESIA TANPA LIBERALISME MUNGKINKAH?"

LAUNCHING BUKU "INDONESIA TANPA LIBERALISME MUNGKINKAH?" Bertempat di Toko Buku Leksika Kompleks Apartemen Kalibata City, Minggu, 24 Februari 2013 diselenggarakan launching buku berjudul:"Indonesia Tanpa Liberalisme Mungkinkah?". ...

Saya hadir di antara 10 penyumbang tulisan di dalam buku tersebut.Buku setebal 194 halaman yang diterbitkan Komunitas Washaton ini tentu menarik karena Liberalisme itu problematis. Hanya saja, suka atau tidak,ide maupun praktik liberalisme telah menggurita di negeri ini.Kita dipaksa untuk menerimanya saja. Yang demikian tentu bukan sikap yang tepat. Tapi, kita juga dihadapkan pada persoalan pelik, apakah bisa menolak ide-ide liberalisme. Apakah kita juga bisa hidup di negeri ini tanpa liberalisme. Wacana ini, barangkali telah muncul jauh sebelum liberalisme benar-benar menancapkan pengaruhnya secara kuat, namun rasa-rasanya gaungnya belum cukup menggema.

Halaman 137 dan 138 buku ini dalam Bab 8 "Melawan Arus Liberalisme di Indonesia," saya berpendapat: "Secara umum, cita-cita liberalisme itu baik, mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas. bebas berpikir bagi setiap individunya. Di sinilah letak perbedaan mendasar dengan paham kebangsaan Indonesia yang berdasarkan nilai gotong royong. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Belum lagi dalam praktiknya yang akan kita lihat satu persatu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar