Jika kita mengunjungi Museum Pelukis Terkenal Basoeki Abdullah, di dekat Rumah Sakit Umum Fatmawati, Jl.Keuangan Raya No.19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, ada yang sedikit berubah.
Di depan Museum itu yang adalah juga rumah pribadi Basoeki yang dihibahkan kepada pemerintah, berdiri sebuah patung dirinya.Hari ini Sabtu, 7 Desember 2013, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kacung Marijan meresmikan pendirian patung tersebut.
Basoeki Abdullah, adalah maestro pelukis Indonesia.Lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 27 Januari 1915.Meninggal pada 5 November 1993.
Meninggalnya tidak wajar. Ia dibunuh pencuri. Menurut informasi, tersangka pelaku adalah pembunuh tunggal dan ternyata pemuda yang tak punya pekerjaan tetap, yaitu Amd alias Nd (20) yang sudah enam kali melakukan pencurian di wilayah Jaksel.
Penangkapan yang berselang empat hari setelah Basoeki Abdullah meninggal itu dilaporkan kepada Kapolda Metro Jaya waktu itu (Mayjen (Pol) Hindarto) pagi harinya.Juga diteruskan kepada Presiden Soeharto pada pagi hari itu juga.
Tersangka pelaku pembunuhan dalam aksinya berkomplot dengan Why alias Waud (37), tukang kebun yang sudah bekerja sekitar 2 tahun di rumah korban merupakan otak pelaku kejahatan.
Sedangkan lainnya adalah Abd bin Skt (29) penadah barang-barang hasil kejahatan.
Ketiganya waktu itu ditahan di Polres Jaksel. Memang tidak secara khusus Kapolda Hindarto melaporkan perkembangan kasus pembunuhan itu kepada Presiden. Laporan itu terjadi ketika Presiden Soeharto memanggil Kapolda, yang sedang berada dalam antrian untuk memberikan ucapan selamat kepada para ahli waris penerima gelar pahlawan di Istana Merdeka.
Presiden ketika itu didampingi Ny Tien Soeharto. Saat Presiden dan Ny Tien Soeharto mendengar laporan Hindarto, Wapres dan Ny Try Sutrisno bergabung untuk mendengarkan laporan itu. Usai laporan, Presiden Soeharto kemudian tampak mengatakan sesuatu sebelum menyalami Hindarto. Kapolda juga kemudian disalami Ny Tien, Wapres dan Ny Try Sutrisno sebelum kembali masuk ke antrian.
Amd ditangkap langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Letkol (Pol) Drs Adang Rismanto dalam suatu penyergapan di daerah Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat.
Kasus pembunuhan Basoeki Abdullah yang terungkap hanya dalam waktu empat hari, merupakan prestasi besar bagi jajaran Polda Metro Jaya.(Foto:Dasman Djamaluddin)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar