13 Juli 2014

Jika Ingin Jadi Penengah, Tidak Cukup Hanya Kontak Negara Arab




Jika Indonesia ingin jadi penengah antara Palestina-Israel tidak cukup mengontak negara-negara Arab, juga harus mengajak Israel. Ketika Rais Abin diangkat menjadi Panglima Pasukan Perdamaian PBB, ia disetujui Israel, meski Indonesia tidak memiliki hubungan persahabatan dengan Israel, sehingga mampu ikut menciptakan perdamaian Mesir-Israel. Jika tidak disetujui waktu itu, akan sia-sia. Berkat laporan beliau kepada Sekjen PBB Kurt Waldheim agar perundingan tingkat tinggi diselenggarakan karena di lapangan, ia sebagai Panglima melihat ada niat Mesir-Israel berdamai, maka diselenggarakan lah Perjanjian Camp David terkenal itu. Itu setelah ia mondar mandir menemui para pemimpin Mesir dan Israel.Begitu pula halnya dengan menciptakan perdamaian Palestina-Israel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar