INI ADALAH PADANG KARBALA DI IRAK. DULUNYA SEBUAH PADANG PASIR YANG LUAS. DI SINILAH ANAK LAKI-LAKI ALI RA, HUSEIN DIPOTONG LEHERNYA DALAM PERTEMPURAN TIDAK SEIMBANG.SAYA KE SANA PADA HARI MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 BERSAMA STAF KEDUTAAN BESAR RI DI BAGHDAD. http://dasmandjamaluddinshmhum.blogspot.com 0812-198-6661
13 Juli 2014
Jika Ingin Jadi Penengah, Tidak Cukup Hanya Kontak Negara Arab
Jika Indonesia ingin jadi penengah antara Palestina-Israel tidak cukup mengontak negara-negara Arab, juga harus mengajak Israel. Ketika Rais Abin diangkat menjadi Panglima Pasukan Perdamaian PBB, ia disetujui Israel, meski Indonesia tidak memiliki hubungan persahabatan dengan Israel, sehingga mampu ikut menciptakan perdamaian Mesir-Israel. Jika tidak disetujui waktu itu, akan sia-sia. Berkat laporan beliau kepada Sekjen PBB Kurt Waldheim agar perundingan tingkat tinggi diselenggarakan karena di lapangan, ia sebagai Panglima melihat ada niat Mesir-Israel berdamai, maka diselenggarakan lah Perjanjian Camp David terkenal itu. Itu setelah ia mondar mandir menemui para pemimpin Mesir dan Israel.Begitu pula halnya dengan menciptakan perdamaian Palestina-Israel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar